Langsung ke konten utama

Berubah Yuk Kawan, dari Buruk ke Baik & Teguh dalam Memegang Prinsip



(Manjanik dot net) – Guys, waktu ini berjalan, dunia ini juga berubah, dan manusia pun bisa berubah. Karena itu, kitapun harus berubah. Berubah itu nggak berarti labil dalam hal prinsip, tapi berubah berarti merubah hal- hal yang kurang baik dari kita dan diubah jadi yang lebih baik pastinya. Walaupun judulnya sampai matipun kita sebagai manusia nggak akan mungkin tampil sempurna, tapi paling nggak kita lebih baik lah dari pada hari kemarin.

Ngomong-ngomong nich kawan, hari gini banyak orang yang cari hiburan dengan mengkorek-korek kekurangan orang lain. Waktu mereka habis cuma untuk membicarakan kekurangan orang lain. Mereka lupa kalau kekurangan diri mereka sendiri tuh masih banyak banget atau malah mungkin lebih banyak.

Selain itu, hidup merekapun masih berhenti di satu level itu saja, dan belum ada perubahan berarti di dalamnya. Kesuksesan pun belum tentu datang dalam hidup mereka itu. Dan sayangnya followers, mereka yang begini ternyata makin banyak aja dari hari ke hari. Mungkin salah satu pengikut mereka ini adalah kita.

Padahal, mencermati kekurangan orang lain cuma akan buang-buang waktu dan nyia-nyiakan tenaga aja. Tahu-tahu tua, tahu-tahu waktu kita udah habis, tapi kita masih gitu- gitu. Nggak ada perubahan berarti, dan hidup kitapun masih yang standart aja. Ngebosesin tiada tara dan akhirnya kita mati juga.

Karena itu kawan, kita butuh yang namanya fokus dalam membuat perubahan diri. Secara gitu, banyak hal asik di dunia ini yang bisa buat kita “nengok kiri-kanan”. Belum lagi, pola pikir kita yang bilang kalau “Ah, waktu gue kan masih banyak. Bisa dilakukan besuk atau kapanlah, yang penting sekarang senang-senang dulu”.

Padahal yang namanya pemenang itu, bersakit- sakit dahulu barulah bersantai kemudian guys. Dan pemalas itu, “santai dulu, santai kemudian, dan menyesal di akhir adegan”. Nah lho, mau nyesel di hari tua?? Makanya mulai sekarang ini kita harus berubah kearah yang lebih baik sesuai tuntunan Islam.

Kawan, siapa yang bisa menjamin kita masih punya waktu besuk? Siapa yang menjamin kita masih bisa hidup besuk hari? Kematian itu seperti kejutan mendadak yang siap nggak siap kita kudu berangkat. Nah kalau kita “berangkat” dalam keadaan kualitas diri yang masih gini-gini aja, dan nggak ada sesuatu berharga yang bisa kita tinggalin entah dalam bentuk ilmu, materi, atau bahkan kenangan yang baik dari diri kita, maka bisa dibilang sia- sialah hidup kita yang sekali-kalinya ini.

Perubahan itu perlu, bahkan sangat perlu. Karena seberapa besarpun zona nyaman yang kita miliki sekarang, waktu lama-lama akan membuatnya nggak lagi nyaman buat kita. Kecuali kita terus berinovasi dengan selalu menghadirkan sesuatu yang baru untuk membuat zona nyaman itu tetap nyaman buat kita. Karena eh karena, ya itu tadi kawan, kita sebagai manusia pasti punya rasa bosan terhadap sesuatu yang monoton, jadul, standart alias gitu- gitu aja. Tapi jika apa yang kita lakukan sesuai syariat, maka gakkan ada bosannya untuk melakukannya.

Berhentilah sekedar mengeluh dan berpikir di tempat saja, sambil meratapi nasib dan bilang “Tuhan jahat banget sih sama gue”. Dunia memang tempat kita di coba buat tahu seberapa besar iman kita, dan bukan tempatnya bersenang- senang. Karena itu, perubahan memang harus dan kudu ada, tapi dengan catatan tetap harus memegang prinsip sesuai ajaran agama kita yang bener kawan.

Hal itu biar jalan hidup kita lebih baik dan lebih bahagia. Seperti firman Allah yang tertulis di dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’ad ayat 11)

Jadi, yuk kita belajar buat bisa jadi pribadi yang kuat dalam memegang prinsip, tapi bisa membuat hidup kita lebih berwarna dan lebih menyenangkan dengan melakukan perubahan, terutama dalam banyak kekurangan yang ada di diri kita. Agar hidup kita lebih berharga, jadi lebih bermakna, dan hidup kitapun jadi lebih hidup dari sebelumnya. Kalau tidak, kita tidak akan menemukan makna dari hidup yang sebenarnya, kecuali hanya rasa bosan, jenuh dan rasa malas buat hidup. Setuju? [NayMa/diaryhijaber]

Postingan populer dari blog ini

Alur dan Biaya Perpanjangan sim wilayah deli serdang

Mungkin info berikut bisa berguna bagi khalayak semua.. Khalayak punya SIM? Surat Ijin Mengemudi loh.. yang bentuknya kartu tapi namanya surat.. beda sama kartu keluarga, bentuknya surat tapi namanya kartu.. weh gak penting banget, wkwkwkwk.. Nah yang perlu diperhatikan adalah bahwa perpanjangan SIM jangan sampai kelewat masa berlakunya karena akan memyebabkan khalayak harus mengambil SIM BARU lagi alias tidak bisa diperpanjang yang artinya khalayak harus ikut ujian tertulis, ujian praktik dan biaya yang lebih banyak daripada biaya perpanjangan SIM. Lalu berapakah biaya perpanjangan SIM? sabar.. Sebelum kesana ada berkas-berkas yang harus khalayak siapkan, apa saja?  simak yang berikut ini : Photokopi KTP 1 lembar KTP asli 1 lembar photokopi SIM 1 lembar SIM asli 1 lembar Map 1 unit Uang asli beberapa lembar  Angkutan, bisa motor, angkot, becak, mobil, sepasang kaki.. terserah yang penting jangan helikopter, pesawat sama kereta api ataupun kapal laut k...

Riba Haram dalam Segala Keadaan, Benarkah?

Pertanyaan: Apakah setiap riba dalam bentuk apapun pasti diharamkan secara mutlak atas kedua belah pihak (pemberi piutang/rentenir dan yang berhutang)? Ataukah hanya diharamkan atas rentenir saja, sedangkan yang berhutang terbebas? Dan bila yang berhutang tidak berdosa, apakah hal ini hanya bila sedang membutuhkan kepada piutang saja, terjepit dan kemiskinan, ataukah kebutuhan tidak menjadi persyaratan bagi bolehnya berhutang dengan membayar riba? Bila dibolehkan bagi orang yang membutuhkan/terjepit, apakah bagi orang yang kebutuhannya tidak terlalu mendesak boleh untuk berhutang dari bank yang bertransaksi dengan bunga/riba 15 % setiap tahun –misalnya-. Dengan demikian, ia dapat berusaha dengan modal uang hutang tersebut, dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar dari bunga/riba yang ditetapkan, misalnya keuntungannya sebesar 50 % setiap tahun. Dengan cara ini, berarti ia berhasil memperoleh hasil dari piutang tersebut sebesar 35 % yang merupakan sisa keuntungan dikurangi bung...

10 Bukti Kehebatan Kopassus TNI AD yang Dipuji Oleh Dunia

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan salah satu pasukan komando utama tempur Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. Sesuai namanya, pasukan ini terdiri dari para prajurit dengan kemampuan khusus. Tidak heran jika, Kopassus pun selalu dikirim untuk menjalani tugas-tugas berat, bahkan tidak hanya di dalam negeri melainkan juga di luar negeri. Berikut ini adalah 10 bukti kehebatan Kopassus yang dipuji oleh dunia. 10. Menaklukkan puncak tertinggi dunia Pada 1997 silam, Kopassus berhasil membawa Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang menjejakkan kaki di puncak tertinggi dunia. Dengan mengenakan baret merah, mereka mengibarkan bendera Merah Putih di Mount Everest. Prestasi yang sangat membanggakan ini menjadi bukti bahwa Kopassus memang memiliki kemampuan bertahan hidup di mana pun dan dalam kondisi apa pun, yang membuatnya semakin diakui dunia. 9 . Menjadi guru di pedalaman Papua Saat melakukan operasi penum...